Tawangmangu

Pilihan klasik: pilih liburan ke pantai atau ke pegunungan? Aku akan menjawab dengan pasti: pegunungan! Kan tidak seru? Mau main apa di sana? Air terjun, main flying fox, atau main ATV?

Preferensi liburan kembali ke masing-masing orang. Urusan menikmatinya juga bukan perkara absolut yang semua orang akan menyebutkan hal yang sama.

Di sebelah barat lereng Gunung Lawu, ada satu daerah bernama Tawangmangu. Tempat andalanku untuk menghabiskan libur sekolah atau kabur dari kampus. Hanya 1 jam perjalanan dari kota tempat tinggalku, Solo. Tak hanya untuk menghabiskan liburan, aku sering ke sana hanya sekedar untuk menghirup hawa segar, memanjakan mata dengan memandang hutan pinus di sebelah utara sambil menghangatkan perut dengan sop buntut Bu Ugi yang kesohor.

Aku tak tertarik untuk menikmati air terjun Grojogan Sewu atau naik ATV. Aku lebih menikmati menyruput kopi hitam dari warung sederhana, menghisap rokok kretek dan mengudap molen pisang yang ketika kupotong masih kemebul! Berlagak seperti ndoro!

Tiba-tiba saja, aku kangen ke Tawangmangu. Tempat ini terakhir kali kukunjungi sekitar 3 tahun yang lalu. Memoriku terpelanting jauh ke belakang, tentang caraku menikmati liburan di tempat yang sejuk ini. Meskipun aku melamun barang 5 menitan namun ada simpul kecil tergurat di ujung bibir yang menyudahi lamunanku. Aku kangen!

tawangmangu-malam

Kangen bermalam di sana, kangen menikmati tidur tanpa AC, kangen menikmati paginya. Pagi yang tenang dengan wangi pinus serta kabut tebal dan samar-samar tercium wangi kayu bakar dari dapur warga di sana. Menikmati senja dan menanti malam tiba hingga akhirnya temaram memunculkan riuhnya lampu-lampu kota Solo berkilau dari arah barat.

… butuh piknik.

 

Leave A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *